BK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama). Sindy Pratiwi Lestari, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) angkatan 2021, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi tingkat program studi dengan capaian 3,89.
Mahasiswa kelahiran Malang, 12 Mei 2001 ini mengaku tidak pernah menyangka akan dinobatkan sebagai mahasiswa terbaik prodi. Perasaan haru dan bahagia menyelimuti dirinya saat mengetahui pencapaian tersebut.
“Saya sangat tidak menyangka, ini jauh dari ekspektasi dan doa saya. Rasanya bahagia dan terharu karena ternyata saya bisa sampai di titik sejauh ini,” ungkap Sindy.
Di balik capaian akademiknya, perjalanan Sindy tidaklah mudah. Selama menempuh perkuliahan, ia juga menjalankan usaha berjualan scrunchie dan berbagai jajanan secara online. Tantangan terbesarnya adalah membagi waktu antara belajar dan berjualan.
Ketika pesanan sedang penuh, ia harus meluangkan tenaga ekstra untuk memasak dan menyiapkan orderan. Namun, tantangan terbesar menurutnya justru datang dari dalam diri sendiri—mengelola emosi dan ego, terutama saat mengerjakan skripsi.
Sindy teringat pesan salah satu dosennya bahwa mahasiswa perlu tetap datang ke kampus meski tidak ada jadwal kuliah, agar suasana akademik mampu membangkitkan motivasi. Pesan itu ia terapkan dengan konsisten. Ia memilih datang ke kampus untuk mengerjakan skripsi atau sekadar bertemu teman, karena ia menyadari bahwa belajar di rumah seringkali membuatnya kalah oleh rasa malas.
Sejak awal semester, Sindy memang memiliki tekad kuat untuk meraih IPK tinggi dengan harapan mendapatkan beasiswa. Ia sempat beberapa kali mengikuti seleksi beasiswa, meski belum berhasil. Namun kegagalan itu tidak membuatnya berhenti berprestasi.
Ia tetap belajar dengan tekun, aktif berdiskusi dengan teman seperjuangan, serta membangun relasi dengan kakak tingkat dan alumni. Ia membagi waktunya dengan disiplin: pagi hingga sore berjualan, malam hari fokus belajar dan mengerjakan tugas.
“Seiring waktu saya berpikir, mungkin belum rezeki saya untuk beasiswa. Saya tetap belajar seperti biasa dan saling support dengan teman-teman,” ujarnya.

Bagi Sindy, keberhasilannya tidak lepas dari peran orang tua yang selalu memberikan dukungan moral maupun finansial. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen BK FIP Unikama yang dengan sabar membimbing dan memotivasi mahasiswa.
Tak kalah penting, ia merasa beruntung dikelilingi teman-teman yang suportif dan saling membantu satu sama lain. Menurutnya, tanpa dukungan lingkungan yang positif, ia tidak akan mampu berdiri di titik pencapaian saat ini.
Selama masa perkuliahan, Sindy mendapatkan banyak pengalaman berharga, terutama saat mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Program Latihan Profesi (PLP). Melalui kegiatan tersebut, ia belajar membangun relasi, berkomunikasi, bersosialisasi, dan bekerja sama dengan berbagai pihak.
Baginya, pengalaman tersebut membentuk karakter serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai calon konselor.
Sindy berpesan kepada mahasiswa lain untuk tidak mudah menyerah dalam menjalani proses perkuliahan, terutama saat mengerjakan skripsi.
“Tetap hadir ke kampus meskipun tidak ada kegiatan. Bukalah laptop setiap hari, walaupun hanya untuk menonton film. Dari situ biasanya muncul motivasi untuk mulai mengerjakan skripsi. Jangan pernah menyerah, karena apa pun yang kita usahakan pasti akan membuahkan hasil,” pesannya penuh semangat.
Ia meyakini bahwa manusia hanya bisa berusaha, sementara hasil akhir diserahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Ke depan, Sindy berharap dapat terus belajar, mencoba hal-hal baru, dan menjadi pribadi yang semakin baik serta bermanfaat bagi orang lain. Prestasinya menjadi bukti bahwa konsistensi, kerja keras, dan dukungan lingkungan yang positif mampu mengantarkan seseorang pada pencapaian yang membanggakan.
Pendaftaran Mahasiswa baru dapat melalui link berikut: https://pmb.unikama.ac.id/
info lebih lanjut : Follow akun Instagram FIP @fip.unikama atau Tiktok @fip_unikama

